Skip to main content

Consumerism

Consumerism menurut definisi:
The movement seeking to protect and inform consumers by requiring such practices as honest packaging and advertising, product guarantees, and improved safety standards. (Sumber: http://education.yahoo.com/reference/dictionary/entry/consumerism )
Dengan demikian, maka  Kontes SEO tentang Konsumen Cerdas ini adalah salah satu bentuk consumerism, yaitu dengan cara memberikan sosialiasi tentang  Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Jika kita merunut makna asli tentang consumerism, seperti dalam kutipan di atas, maka kita bisa mengetahui bahwa istilah consumerism adalah sesuatu yang positif. Seringkali kita merancukan antara consumerism dengan perilaku konsumtif. Sebagai  "Konsumen Cerdas" kita harus mengetahui makna consumerism yang merupakan gerakan untuk melindungi dan memberikan informasi kepada konsumen tentang berbagai macam hal yang berkaitan dengan produk, antara lain berkaitan dengan iklan, garansi dan standar keamanan. Sebagai Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen dapat dikatakan sebagai bagian dari gerakan konsumerisme (yang berarti positif) di Indonesia.


Baca artikel lain:



Post a Comment

Popular posts from this blog

Nomor Satu dengan Keywords Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal

Saya mau berbagi kegembiraan. Di tengah-tengah kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen, saya sempatkan membidik beberapa keywords, ternyata keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal bisa masuk nomor satu di halaman satu google.co.id. Biasanya keywords-keywords berbau SEO seperti ini agak susah menembusnya.

Sila tengok gambar-gambar ini:




Seperti terlihat di gambar, keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal dapat bertengger di nomor satu google. Sayang, hal yang sama belum bisa dilakukan untuk keywords: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. :)


Pemasaran Internet di Indonesia

Pemasaran internet di Indonesia sudah mulai berkembang sejak akhir tahun 1990-an. Hanya saja perkembangan pemasaran internet ini terganggu oleh banyak tindak kejahatan penipuan menggunakan sarana internet, sehingga mengurangi kepercayaan konsumen untuk melakukan pembelian online. Membangun kepercayaan konsumen untuk melakukan pembelian di internet sungguh tidak mudah, terlebih lagi dengan adanya berita-berita yang mengabarkan risiko yang besar saat berbelanja di internet.

Kemudahan berbelanja menggunakan kartu kredit melalui jaringan internet mungkin masih banyak dihindari oleh para konsumen Indonesia. Mereka akan meyakinkan dulu apakah penjual online itu bisa dipercaya. Maka tidak heran jika di Indonesia ada pembelian produk dengan menggunakan istilah "rekber" atau rekening bersama, yang menjadi perantara pembayaran antara penjual dengan pembeli.

Seringkali konsumen mudah tergiur dengan bujuk rayu penipu yang menawarkan produk jauh di bawah harga. Mereka mengatakan bahwa p…

Backlink Internal Untuk Artikel Konsumen Cerdas

Artikel konsumen cerdas paham perlindungan konsumen menghilang dari index google, mungkin karena over optimisasi dengan menggunakan backlink eksternal. Backlink internal ini akan digunakan untuk mendukung artikel saya yang sudah susah payah dibuat sebagus mungkin di blog sang pemasar ini, yang sekarang terkena google sandbox. Memang beginilah jadinya kalau sedang ikut kontes SEO, pasti google jadi GJ alias Gak Jelas, hahaha.

Oke, kita lanjutkan untuk membuat backlink artikel yang menghilang dari peredaran, yang berjudul: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Artinya harus ada upaya untuk memunculkan kembali artikel tersebut ke peredaran lagi.

Artikel Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen itu juga belum terindeks di yahoo.com. Mungkin crawler bingbot yang digunakan yahoo masih males-malesan menelusuri blog yang isinya masih sedikit ini. Yahoo atau bing memang sangat selektif untuk mengindeks sebuah situs. Mereka lebih memperhatikan situs yang memiliki domain name sendiri …