Saturday, May 4, 2013

Do Follow dan No Follow Link

Sampai saat ini saya jarang, bahkan mungkin tidak pernah menggunakan rel=nofollow saat membuat link ke sebuah situs atau artikel di situs lain. Saya malah menyediakan direktori khusus link untuk teman-teman saya, dan semuanya tidak ada yang no follow.

Jika membaca artikel-artikel tentang masalah do follow dan no follow ini, yang seringkali berkaitan dengan masalah Search Engine Optimization dan Page Rank oleh googgle, maka seringkali disarankan untuk membuat rel=nofollow jika membuat link ke luar, karena jika tidak akan membuat pagerank akan menurun. Tapi coba kita cermati blog dari matt cutts sendiri (gunakan klik kanan lihat sumber pada artikel) maka tidak akan anda temukan link yang diberikan no follow oleh matt cuts, kecuali pada kolom komentar, dimana matt cutts memberlakukan no follow otomatis untuk link yang tercantum pada pemberi komentar, sama seperti juga diberlakukan di blogger standar.

Sebagai contoh tokoh yang berpengaruh di google dalam membuat link jarang bahkan tidak pernah memberikan rel nofollow, mengapa para webmaster takut untuk memberikan link tanpa embel-embel no follow. Memberikan link tanpa embel-embel no follow merupakan penghormatan kepada sebuah situs atau artikel yang menurut penulis bagus dan layak diapresiasi oleh orang banyak, juga oleh google. Jika google memberikan page rank yang bagus bagi artikel tersebut atau situsnya, maka berarti kita ikut memberi kontribusi. Saya kira kita jangan terlalu pelit untuk memberikan link tanpa embel-embel no follow.


Post a Comment

Popular Posts All Time

Popular Posts Last 30 Days