Sunday, April 28, 2013

promosi artikel iconia

Promosi  Acer Iconia PC tablet dengan Windows 8 sudah dilakukan di beberapa blog. Semoga promosi tersebut bisa mendongkrak artikel  Acer Iconia PC tablet dengan Windows 8 menjadi tampil lebih baik di search engine google.co.id. Dengan backlink internal seperti ini bisa juga dilakukan untuk membantu artikel itu memasuki mesin pencari dengan elegan. Hehehe.

Backlink internel dalam SEO diperbolehkan, asal jangan berlebihan ya. Mendongkrak SERP dengan backlink memang mau tidak mau harus dilakukan sendiri, karena belum tentu orang lain mau membuatkan backlink bagi kita. Ya diusahakan sendiri, asal tetap natural ya.

Friday, April 26, 2013

Sang Pemasar / The Marketer: Iconia PC tablet dengan Windows 8

Sang Pemasar / The Marketer: Iconia PC tablet dengan Windows 8: Dengan menggunakan OS Windows 8 dari Microsoft, Iconia PC tablet  dari Acer menjadi sangat s impel, praktis, menyenangkan, dengan performa...

Tetap Semangat Ikut Kontes SEO

Walaupun sudah hampir tutup, dan sebenarnya sangat terlambat, tapi saya coba untuk membuat artikel untuk kontes SEO  Iconia PC tablet dengan Windows 8. Pada kontes SEO "Konsumen Cerdas" artikel saya akhirnya masuk juga ke halaman 2. Hehehe. Hasil maksimal baru mencapai halaman google.co.id. Kali ini saya coba lagi dengan mengikuti kontes  Iconia PC tablet dengan Windows 8 yang tinggal beberapa hari lagi akan tutup pendaftaran. Kontestan lain mungkin sudah banyak melakukan optimisasi dengan membangun backlink yang kuat untuk artikel  Iconia PC tablet dengan Windows 8 yang mereka buat. Jika artikelku  Iconia PC tablet dengan Windows 8 bisa masuk halaman satu google.co.id adalah hal yang sangat luar biasa tentunya, karena backlink yang ada sangat sedikit. Ini namanya ikut kontes SEO cuma modal nekat. Hahaha. Oke secara on-page SEO sudah dilakukan, tinggal membangun SEO off-pagenya. :)


Sunday, April 21, 2013

Bookmark dofollow Indonesia

Baru sehari saya mengubah blog saya dari wordpress ke format bookmark artikel sudah banyak saja yang berminat. Saya beri nama Lab SEO, saya sediakan sebagai sarana percobaan SEO. Mungkin ada teman-teman yang tertarik, sila kunjungi: nanangsuryadi.16mb.com bookmark dofollow asli dari Indonesia. Hehehe. Pagerank-nya sudah 2, lumayan buat tambah-tambah backlink. Entah kalau sudah banyak yang pasang artikel di sana apakah pageranknya masih tetap 2 atau malah amblas, karena benar-benar saya buat dofollow. Cek sendiri di blog Lab SEO dengan url: nanangsuryadi.16mb.com. Yang rajin promosi di sana malah orang thailand sepertinya. Hurufnya saya enggak paham, tapi sepertinya bisnis kartu kredit. Hihihi.

O ya, ngomong-ngomong Blog pemasar.blogspot.com ini sudah lumayan juga untuk menjadi backlink SEO. Bahkan di kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen saya jagokan juga, tapi memang hanya mentok sampai halaman 4 google paling tinggi. Tapi sudah lumayan. Dari berjuta-juta artikel yang membidik keywords Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen Blog Sang Pemasar SEO ini bisa masuk 60 besar :)

Wednesday, April 17, 2013

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen (Kilas Balik)

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen, sebuah keywords yang harus dibidik dalam kontes SEO Konsumen Cerdas yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Hingga hari ini belum ada pengumuman, masih dalam proses penilaian tentu saja.

Kilas balik kontes SEO dengan keywords: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen, mungkin kita bisa menemukan banyak hal yang menarik, saat mengoptimisasi keywords tersebut. Sila rekan-rekan yang ingin berbagi cerita kilas balik kontes SEO ini isi komentar di bawah. Boleh mencatumkan link juga lho :)

Friday, April 12, 2013

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Gambar 1
Konsumen Cerdas 
Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen demikian judul artikel ini. Sebelum membahas lebih lanjut tentang "Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen", kita harus mengetahui dahulu siapa yang dimaksud dengan Konsumen Cerdas?

Konsumen Cerdas adalah konsumen  yang  teliti dan cermat dalam memilih barang-barang yang akan dikonsumsi serta mengetahui mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen. Konsumen cerdas akan teliti sebelum membeli, memperhatikan label, kartu manual garansi dan tanggal kadaluarsa, memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar mutu K3L, serta membeli barang sesuai dengan kebutuhan dan bukan hanya sekedar keinginan. Konsumen cerdas akan turut mempertahankan ketahanan produk nasional dengan cara  meningkatkan tanggung jawab sosial sebagai konsumen, antara lain dengan membeli produk dalam negeri, bijak menjaga bumi, dan pola konsumsi pangan yang sehat.



Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Perlindungan Konsumen yang menjaga hak-hak konsumen akan dipahami oleh Konsumen Cerdas. Pemerintah telah membuat aturan-aturan hukum yang akan memberikan perlindungan kepada konsumen. Namun masih banyak konsumen yang belum memperhatikan aturan-aturan ini, sehingga masih banyak konsumen yang tidak memperjuangkan hak-haknya sebagai konsumen. Maka sebagai konsumen yang cerdas seharusnyalah paham perlindungan konsumen

Dengan konsumen cerdas yang paham akan perlindungan konsumen, maka akan turut membantu pemerintah dalam hal pengawasan dan penegakkan aturan perlindungan konsumen. Pengawan ini perlu dilakukan pemerintah yang tentu saja dibantu oleh para konsumen cerdas yang paham akan perlindungan konsumen. Mengutip blog hkn213.com, dinyatakan bahwa:

Hasil pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kemendag secara keseluruhan selama kurun waktu tahun 2012 telah ditemukan 621 produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan. Jumlah temuan ini meningkat sebesar 28 produk dibandingkan tahun 2011. Dari temuan tersebut 61% merupakan produk impor dan 39% merupakan produksi dalam negeri. Berdasarkan jenis pelanggarannya sebesar 34% produk diduga melanggar persyaratan SNI, 22% diduga melanggar MKG, 43% diduga melanggar ketentuan label dalam Bahasa Indonesia, serta 1% diduga tidak memenuhi ketentuan produk yang diawasi distribusinya. Sedangkan berdasarkan kelompok produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan, sebanyak 39% merupakan produk elektronika dan alat listrik, 20% produk alat rumah tangga, 13% produk suku cadang kendaraan, serta sisanya adalah produk bahan bangunan, produk makanan minuman dan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT).
Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Gambar 2
Ministri of Trade

Pada Gambar 3 dapat dilihat produk-produk yang tidak memenuhi persyaratan SNI yang ditemukan dalam pengawasan yang dilakukan oleh Kemendag. Sebagai konsumen cerdas, anda akan cermat dan teliti memilih produk-produk yang berkualitas, yang di Indonesia harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Jika anda menemukan produk-produk yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia, sebaiknya tidak melakukan pembelian atas produk-produk tersebut.

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Gambar 3
Produk Tidak Memenuhi Persyaratan SNI

Produk pertanian dalam negeri berupa buah-buahan dan sayur mayur (Gambar 4) yang berkualitas harus menjadi perhatian konsumen cerdas yang paham perlindungan konsumen. Buah dan sayur berkualitas hasil pertanian para petani Indonesia bisa anda temukan baik di pasar tradisional dan pasar modern. Dengan membeli produk-produk pertanian dalam negeri, kita turut membangun ketahanan pangan nasional. Selain itu, para pelaku di bidang pertanian pun semestinya mengikuti aturan-aturan yang berlaku dalam meningkatkan kualitas hasil pertaniannya sehingga tidak merugikan para konsumen. Di sisi lain, konsumen cerdas juga harus paham perlindungan konsumen yang menjadi hak dan kewajibannya.

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Gambar 4Buah dan Sayuran

Saat melakukan pembelian, para konsumen cerdas juga akan melakukan cermat dan seksama mengamati timbangan. Kadang-kadang memang ada pedagang yang bertindak curang dengan menggunakan timbangan yang tidak standar. Jika konsumen cerdas, maka akan paham dengan perlindungan konsumen, termasuk terlindungi dari timbangan-timbangan yang meragukan. Sebagai ilustrasi dapat dilihat dalam Gambar 5, sebagai Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen akan memperhatikan timbangan seperti dalam gambar tersebut.


Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Gambar 5Konsumen Cerdas  Cermat Menimbang

Demikianlah artikel singkat tentang KONSUMEN CERDAS PAHAM PERLINDUNGAN KONSUMEN. Semoga artikel ini bermanfaat menggugah kita menjadi konsumen yang cerdas, yang paham perlindungan konsumen, cermat dan teliti dalam membeli serta mengetahui hak dan kewajiban konsumen yang baik.

Artikel informasi tentang Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen bisa dibaca di:
 http://ditjenspk.kemendag.go.id/



Tuesday, April 9, 2013

Artikel Orisinal Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Artikel Orisinal Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen harus dibuat dalam rangka mengikuti kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Terbukti artikel saya yang saya susun ulang dari beberapa blog yang sebelumnya saya tulis masih terseok juga di halaman utama search engine google dan yahoo. Entah kenapa. Mungkin karena ada bagian-bagian artikel yang copy paste dari sumber yang diberikan panitia.

Dengan artikel yang berjudul: Artikel Orisinal Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen ini mungkin malah akan menembus ke halaman utama dengan keywords: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Ayo kita buktikan :)

Semoga artikel Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen bisa masuk ke halaman satu. Hehehe.

Friday, April 5, 2013

Nomor Satu dengan Keywords Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal

Saya mau berbagi kegembiraan. Di tengah-tengah kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen, saya sempatkan membidik beberapa keywords, ternyata keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal bisa masuk nomor satu di halaman satu google.co.id. Biasanya keywords-keywords berbau SEO seperti ini agak susah menembusnya.

Sila tengok gambar-gambar ini:




Seperti terlihat di gambar, keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal dapat bertengger di nomor satu google. Sayang, hal yang sama belum bisa dilakukan untuk keywords: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. :)



Wednesday, April 3, 2013

Mendongkrak SERP dengan backlink

Pada kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen dapat dirasakan bahwa backlink memiliki peranan penting dalam memunculkan artikel di halaman mesin pencari. Jika kita telusuri, para artikel jagoan yang muncul dengan keywords: "Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen" memiliki banyak sekali backlink yang tersebar di mana-mana. Dalam hal menyebar backlink ini saya tidak bisa mengikuti karena seringkali kegiatan menyebar link berbagai macam forum dan kolom komentar ini cenderung menjadi spammer. Saya hanya bisa membacklink dengan blog-blog saya sendiri, yang saya kelola, dan hasilnya memang tidak terlalu optimal, hanya masuk halaman 4-10 di mesin pencari google dan yahoo. Saya mengusahakan dengan teknik SEO on-page, yang lazim digunakan.

Begitulah upaya mendongkrak SERP dengan backlink dalam rangka kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Semoga berhasil. :)

Tuesday, April 2, 2013

Bing VS Google

Saat ini google merajai dalam masalah mesin pencari hampir di seluruh dunia, kecuali di China yang sangat ketat persaingannya dengan Baidu. Pesaing google.com lain yang mulai diperhitungkan adalah bing.com yang dimiliki oleh microsoft. Saat ini yahoo.com menggunakan jasa bing.com untuk mendukung dalam hal pencarian menggunakan internet.

Dalam beberapa kesempatan, persaingan antara bing dan google sangat terasa. Bahkan pernah dilakukan percobaan kepada sejumlah partisipan dengan menggunakan metode blind, dan google ternyata masih unggul dibandingkan bing.

Jika kita pernah mencoba webmaster google dan bing, mungkin kita bisa merasakan bedanya. Google lebih cepat dalam mengindex, sedangkan bing amat sangat lama dalam mengindex. Blog-blog baru (terutama blogspot) di google akan segera diterima dan diindex, sedangkan bing masih lihat-lihat dulu. Jumlah artikel yang bisa diindex oleh google jauh lebih banyak dibandingkan bing. Bisa diartikan google kurang selektif dalam mengindex, dan bing cenderung hati-hati dalam mengindex. Bahkan seringkali kita bisa menemukan penjelasan di bing ada penjelasan hasil pencarian "removed" yang sangat mungkin dilakukan secara manual, karena dianggap melanggar ketentuan bing.

Sebagai mesin pencari yang dimiliki microsoft semestinya bing bisa lebih baik dibandingkan google. Hanya saja memang google lebih akrab dikenali banyak orang, bahkan mungkin semua orang yang terhubung ke internet.

Ok. Itu posting singkat tentang Bing VS Google. Jangan lupa kunjungi: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen 

Konsumen Yang Cerdas akan Paham Perlindungan

Konsumen yang cerdas akan paham perlindungan konsumen, jika konsumen tersebut menyimak tentang peraturan-peraturan yang berlaku di suatu negara. Sosialisasi tentang perlindungan konsumen ini banyak dilakukan oleh pemerintah berbgai negara, dengan menggunakan situs resmi dalam domain .gov. Kali ini di Indonesia kementertian perdagangan melakukan sosialiasi tentang pentingnya perlindungan konsumen, dengan menunjukkan berbagai macam tips untuk perlindungan konsumen.

Upaya pemerintah untuk melindungi warga negaranya seperti telah diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 patut diapresiasi. Dan sebagai warga negara harus turut serta dalam menyebarluaskan hal-hal yang positif apa yang dilakukan oleh pemerintah. Kali ini blog ini ikut turut serta dalam menyebarluaskan "perlindungan konsumen" dan "konsumen cerdas" melalui ajang kontes SEO KONSUMEN CERDAS PAHAM PERLINDUNGAN KONSUMEN.

Konsumen yang cerdas akan paham perlindungan konsumen. Pemahaman akan perlindungan konsumen itu akan semakin baik jika kita menyimak baik-baik apa yang sudah diatur dalam perundang-undangan.

Mari kita menjadi Konsumen yang Cerdas, Konsumen yang Paham Perlindungan Konsumen.

Popular Posts All Time

Popular Posts Last 30 Days

Nanang Suryadi