Skip to main content

Konsumen Yang Cerdas akan Paham Perlindungan

Konsumen yang cerdas akan paham perlindungan konsumen, jika konsumen tersebut menyimak tentang peraturan-peraturan yang berlaku di suatu negara. Sosialisasi tentang perlindungan konsumen ini banyak dilakukan oleh pemerintah berbgai negara, dengan menggunakan situs resmi dalam domain .gov. Kali ini di Indonesia kementertian perdagangan melakukan sosialiasi tentang pentingnya perlindungan konsumen, dengan menunjukkan berbagai macam tips untuk perlindungan konsumen.

Upaya pemerintah untuk melindungi warga negaranya seperti telah diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 patut diapresiasi. Dan sebagai warga negara harus turut serta dalam menyebarluaskan hal-hal yang positif apa yang dilakukan oleh pemerintah. Kali ini blog ini ikut turut serta dalam menyebarluaskan "perlindungan konsumen" dan "konsumen cerdas" melalui ajang kontes SEO KONSUMEN CERDAS PAHAM PERLINDUNGAN KONSUMEN.

Konsumen yang cerdas akan paham perlindungan konsumen. Pemahaman akan perlindungan konsumen itu akan semakin baik jika kita menyimak baik-baik apa yang sudah diatur dalam perundang-undangan.

Mari kita menjadi Konsumen yang Cerdas, Konsumen yang Paham Perlindungan Konsumen.

Comments

Popular posts from this blog

Nomor Satu dengan Keywords Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal

Saya mau berbagi kegembiraan. Di tengah-tengah kontes SEO Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen , saya sempatkan membidik beberapa keywords, ternyata keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal bisa masuk nomor satu di halaman satu google.co.id. Biasanya keywords-keywords berbau SEO seperti ini agak susah menembusnya. Sila tengok gambar-gambar ini: Seperti terlihat di gambar, keywords: Pemasar SEO dan Membangun Backlink Internal dapat bertengger di nomor satu google. Sayang, hal yang sama belum bisa dilakukan untuk keywords: Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. :)

Dampak Socmed

Di situs Pasaridea saya menulis tentang:  Dampak Social Media Terhadap Kunjungan dan SEO . Dalam artikel itu saya belum menulis tentang bagaimana dampak social media terhadap kunjungan dan SEO. Sebagai sebuah bentuk promosi penggunaan social media kemungkinan akan menarik minat beberapa teman atau follower di twitter, facebook dan  +Google  untuk mengklik url yang kita posting di sana. Tapi jika kita harapkan untuk meningkatkan SEO di google, kemungkinan besar agak sukar, karena seperti saya sebutkan dalam artikel tersebut rel=nofollow yang diberlakukan oleh beberapa socmed itu akan menghalangi google untuk menghitung link dari socmed tersebut ke situs kita. Kecuali google tidak konsisten masalah do follow dan no follow ini, maka bisa saja para pengelola berharap ada peningkatan dalam SERP dengan memanfaatkan link-link yang diposting di socmed. Begitulah cerita singkat tentang dampak socmed terhadap kunjungan dan SEO. O ya, sudahkah anda membaca artikel saya:  ...

Pagerank

Blog saya Marketing Corner pernah mendapatkan Pagerank 6, tapi tiba-tiba saja menjadi N/A. Mungkin ada semacam koreksi dari google karena ada kesalahan penghitungan dalam algoritmanya. Atau mungkin juga terkena panda atau penguin, saya tidak tahu. Saat ini saya menunggu update page rank google untuk mengetahui apakah N/A untuk blog Marketing Corner akan terus berlanjut. Hehehe. Cuma penasaran aja kok. Bagi teman-teman yang pernah menggunakan SEOquake untuk melihat google pagerank dan alexa rank sekaligus mungkin akan tahu bahwa ternyata banyak juga blog yang N/A dan tetap tampil di halaman satu google bahkan di peringkat satu. Artinya N/A itu bukan pagerank 0 (nol) pagerank terendah, dan masih tetap memiliki power untuk tampil di mesin pencari google dengan gagah. Hanya saja saya masih tetap penasaran dengan N/A pada blog Marketing Corner tersebut. Ada yang bisa memberikan petunjuk?